Saat menunggu Rini itulah, RU tiba-tiba kejang dan terjatuh pingsan. Mulut RU juga mengeluarkan busa berwarna putih. Melihat RU terjatuh, pegawai panti pijat pun memanggil petugas dari Polsek Panakukang yang kantornya tidak jauh dari lokasi kejadian.
Saat aparat tiba, nyawa guru SMP yang sedang menikmati liburan panjang sekolahnya ternyata sudah tidak tertolong lagi. Polisi pun membawa jenazah RU ke rumah sakit Bhayangkara, di jalan Mappaoddang, untuk diotopsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain jenazah RU yang diotopsi di RS Bhayangkara, kami juga memeriksa perempuan bernama Rini yang diduga merupakan pasangan kencan korban," pungkas Akbar.
(mna/nwk)










































