Tersangka kasus suap ini sangat menguasai seluk-beluk Riau. Maklum saja, dari Riaulah Nazaruddin membangun kerajaan bisnisnya. Menurut sumber, Nazar mengawali dari bisnis pasir ke Singapura sebelum berkembang menjadi aneka bisnis lain.
Lantas, adakah langkah Polda Riau untuk menangkap Nazar bila memang berada di Bumi Melayu ini? Kabid Humas Polda Riau, AKBP S Pandiangan saat dikonfirmasi detikcom, enggan untuk memberikan keterangan terkait Nazar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika ditanya soal kemungkinan Nazar masuk ke Riau, juru bicara Polda Riau ini tetap ogah memberikan keterangan.
"Tadikan sudah saya katakan, Polda Riau tidak berwenang memberikan penjelasan terkait Nazar. Kewenangan itu ada di Humas Mabes Polri atau di KPK," pungkas Pandiangan.
(cha/fay)











































