Dalam daftar absensi fraksi Demokrat, nama Muhammad Nasir berada di urutan nomor 24. Di nomor itu terlihat diberi tanda lingkaran oleh petugas Setjen DPR. Lingkaran itu menandakan nama yang disebut dalam nomor itu telah hadir dan membubuhkan tanda tangan.
Dalam nomor urut 24, tertulis nama Muhammad Nasir, dan tanda tangannya pun tertulis jelas dengan tinta basah warna hitam. Namun saat wartawan mencari tempat duduknya, ternyata kursi M Nasir kosong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin tadi pagi ke sini karena takut sama wartawan terus pulang. Atau ada hal mendadak jadi dia keluar," ujar petugas Setjen DPR yang menjaga buku absensi kepada wartawan di gedung Nusantara II, DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (7/7/2011).
Menurut petugas tersebut, memang tidak ada keharusan anggota DPR yang hadir harus terus mengikuti jalan sidang. Asalkan hadir dan tanda tangan, lalu pergi lagi itu tidak masalah.
"Kan tidak dilarang. Kalau tiba-tiba ditelpon istrinya kalau anaknya sakit kan bisa saja dia pulang," imbuhnya.
Wasekjen PD, Saan Mustofa mengaku tidak mengetahui mengapa saudara M Nasir sering tidak hadir. Namun kepada Saan, Nasir pernah minta izin untuk kembali ke Dapilnya.
"Seminggu lalu dia minta izin mau ke Dapil. Tapi kalau sekarang tidak ada, saya tidak tahu. Mungkin sedang ada keperluan," terang Saan.
Rapat paripurna kali ini membahas pandangan fraksi-fraksi terkait APBN 2010.
(her/mok)











































