"Pengganti Sultan sebagai ketua dewan pertimbangan nasional sudah ada. Tapi, siapa dia, saya tidak mau menyebut. Tunggu saja, nanti disampaikan Pak Surya Paloh," kata Wasekjen Nasdem Ahmad Rofiq saat dihubungi detikcom, Kamis (7/7/2011).
Menurut Rofiq, para pengurus Nasdem menilai pengunduran diri Sri Sultan sebagai hal yang biasa dalam organisasi. "Di dalam organisasi, orang masuk dan orang keluar, itu biasa. Itu dinamika," kata mantan ketua umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang kini menjadi menjabat Sekjen Partai Nasdem itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di website resmi Nasdem, Sri Sultan menjabat ketua Dewan Pertimbangan Nasional. Sejumlah tokoh lain duduk di Dewan Pertimbangan, antara lain Prof. DR. Thomas Suyatno (sekretaris), Prof. Dr. Bachtiar Aly, M.A (anggota), Prof. Dr. Ir. Soleh Salahuddin (anggota), Prof. Dr. M. Surya (anggota), Prof. DR. KRHT. Tarnama Sinambela Kusumonagoro (Anggota), Prof. Wegy Ruslan (Anggota), Dr. Setyo Sudrajat (Anggota), dan Djaffar H. Assegaff (Anggota).
(asy/anw)











































