"Untuk kasus Nazaruddin saya tidak mau berkomentar karena saya menjaga teman-teman Demokrat yang sedang kena prahara. Saya berharap dapat melewati prahara dengan baik dalam waktu yang tidak terlalu lama," tutur Ketua DPP Golkar, Priyo Budi Santoso.
Meski demikian Priyo memantau banyak informasi dari Nazaruddin yang diberitakan sejumlah media. Namun lagi-lagi, Priyo enggan terlalu vulgar menanggapi tudingan Nazaruddin terhadap elite PD.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas bagaimana dengan usaha menjemput Nazaruddin yang dikabarkan sudah tidak di Singapura lagi? "Ya biarlah itu urusan dari pihak pemerintah. Saya dalam posisi tidak mendorong apapun karena Presiden sudah memerintahkan itu," jelasnya.
Golkar memang pernah ikut-ikut mendorong pemberian sanksi untuk Nazaruddin. Namun kemudian sejumlah elite PD melempar isu Mr A yang diarahkan ke Golkar. Mr A disebut-sebut mengguncang internal PD. Politisi senior Golkar Akbar Tandjung pun pernah murka karena isu ini.
(van/anw)











































