Didatangi Densus, Putri Terduga Teroris Terheran-heran

Didatangi Densus, Putri Terduga Teroris Terheran-heran

- detikNews
Selasa, 05 Jul 2011 20:31 WIB
Didatangi Densus, Putri Terduga Teroris Terheran-heran
Jakarta - Satuan elit Detasemen Khusus (Densus) 88/Anti Teror Mabes Polri menggeledah rumah salah satu terduga teroris NS alias AU (41) di Kampung Sawah Indah No 61 RT 04/08 Kelurahan Bojong Pondok Terong, Cipayung, Depok. Putri NS berinisial AL (15) terheran-heran saat petugas datang.

"Ini ada apa sih pak?," tanya AL kepada petugas.

Saat petugas datang, AL saat itu hendak meninggalkan rumah. Namun, petugas menahannya untuk tidak beranjak dari rumahnya dulu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petugas juga memeriksa tas gendong serta tas jinjing yang saat itu dibawa oleh AL. AL tampak cemas saat petugas menggeledah bawaannya. Isinya ternyata hanya baju-baju, buku dan charger handphone.

"Pak, itu tas saya. Mau diapakan. Saya nggak bawa apa-apa," kata AL.

Saat untuk tidak meninggalkan rumah, AL yang saat itu mengaku bernama Clara merengek-rengek untuk pergi. "Saya sudah telat ini pak. Saya mau sekolah," kata dia.

Sekolahnya di mana? Tanya wartawan.

"Saya sekolah di Jepara," ujar AL menjawab sekenanya.

"Mba siapa, mas siapa?," tanya AL kepada wartawan.

Saat dicecar dengan sejumlah pertanyaan oleh wartawan, AL semakin panik. "Duuh, kereta macet nggak ya?," gumamnya.

Kepanikan AL juga tampak saat ditanya siapa nama ayahnya. "Saya nggak tahu nama ayah saya," katanya.

Masa tidak tahu? tanya wartawan.

"Ayah saya namanya Hendra," cetusnya.

Padahal, menurut keterangan Jeje, ayah AL adalah NS alias AU. Remaja berkulit putih yang merupakan putri kedua NS itu juga bernama AL, bukan Clara seperti yang diakuinya.

AL bersama Ketua RT 04, Jeje kemudian diminta menyaksikan penggeledahan rumah tersebut. "Memangnya ada apa sih pak? Saya nggak tahu apa-apa pak," tanya AL lagi.

Namun, petugas tidak menjelaskan maksud penggeledahan rumah tersebut. "Adek tenang saja, nggak akan diapa-apain kok, tunggu saja," kata seorang petugas.

Meski diminta untuk tenang, kegelisahan tampak di raut wajah putri berjilbab warna ungu itu. Ia terus bertanya-tanya terhadap sejumlah anggota yang menggeledah kontrakan yang dihuni ayahnya itu.

"Itu rumah bapak adek kan?," kata petugas lagi kepada AL.

"Iya, memangnya ada apa dengan ayah saya? Ayah saya di mana?," AL balik bertanya.

Densus menggeledah rumah NS untuk mencari senjata api yang menurut keterangan NS, disimpan di bawah lemari pakaian di rumah tersebut. Namun, penggeledahan petugas tak membuahkan hasil.

Usai menggeledah rumah NS, petugas membawa AL. AL diminta untuk menunjukkan rumah lain ayahnya di Sawangan, Depok.


(mei/fjp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads