Diduga Ada Mafia di Belakang Nazaruddin

Diduga Ada Mafia di Belakang Nazaruddin

- detikNews
Selasa, 05 Jul 2011 18:19 WIB
Diduga Ada Mafia di Belakang Nazaruddin
Jakarta - Sehari sebelum pencekalan keluar, Nazaruddin telah terbang ke Singapura. Tak lama setelah status tersangka disematkan, Kementerian Luar Negeri Singapura malah menyebut kini Nazaruddin tak lagi ada di Negeri Singa. Diduga ada mafia di belakang Nazaruddin.

"Agak mencurigakan kenapa Nazar keluar dari Singapura, karena Singapura kan aman. Meski punya perjanjian ekstradisi tapi belum diratifikasi, dan Mutual Legal Assistance (MLA) terhadap kerjasama pengusutan korupsi di Singapura agak tersendat. Jangan-jangan ada mafia di belakang Nazar," kata peneliti Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) UGM Hifdzil Alim dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (5/7/2011).

Hifdzil menduga, mafia di balik Nazar adalah mafia kekuasaan. Mafia ini menjaga agar Nazar tidak pulang ke Indonesia. Tujuannya adalah untuk kepentingan yang lebih besar, yakni agar kasus suap di Kemenpora tidak dibongkar.

"Saya percaya Nazar itu nggak sakti-sakti amat. Yang sakti adalah mafia yang menjaga dia untuk tidak pulang ke sini. Saya nggak tahu mafia itu siapa tapi dia punya kaki di mana-mana. Ini harus dibongkar," tutur dia.

Menurut dia, soal Nazar ini banyak keanehan. Misalnya Nazar kabur ke Singapura sesaat sebelum pencekalan atas dirinya dikeluarkan KPK. Setelah ditetapkan status tersangka, Nazar dikabarkan meninggalkan Singapura.

"Ini menunjukkan ada masalah di dalam KPK. Dan perlu diingat, dari Singapura Nazar menyebut sejumlah orang ikut mendapat uang. Meski sudah dibantah, bisa jadi itu pencitraan di media. Apapun, ini harus tetap diusut," tutur Hifdzil.

Sebelumnya, Juru Bicara Kemlu Singapura dalam situs resmi Kemlu Singapura, Selasa (5/7/2011) mengatakan, Nazaruddin tidak berada di Singapura dan sudah cukup lama tidak berada di Singapura. Informasi ini telah disampaikan kepada pihak berwenang di Indonesia beberapa waktu lalu, sebelum Nazaruddin ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 30 Juni lalu.

Juru bicara juga mengaku tidak mengetahui di mana Nazaruddin saat ini. "Saya tidak tahu, karena kami tidak melacak orang-orang setelah mereka meninggalkan Singapura. Pihak berwenang di Indonesia sudah diinformasikan tentang tujuan dia pada saat meninggalkan Singapura. Itu saja informasi yang kita punya," katanya.

(vit/fay)


Berita Terkait