Peristiwa ini terlihat di arena Muktamar VII di Hotel Panghegar, Bandung, Jawa Barat, Selasa (5/7/2011). Sidang yang dipimpin oleh Emron Pangkapi ini berlangsung satu jam.
"Kami baru saja menyelesaikan tatib pemilihan pimpinan ketum dan sekaligus merangkap ketua formatur dan anggota formatur," kata Emron.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah melakukan diskusi akhirnya diputuskan satu putaran dengan menggunakan suara terbanyak," jelasnya.
Kesepakatan lainnya adalah tentang tata cara penulisan nama calon ketum. Peserta diizinkan menuliskan calon dengan nama singkatan atau nama lengkap.
"Akhirnya boleh nama panggilan SDA (Suryadharma ALi) atau AMQ (Akhmad Muqowam)," ucapnya.
"Kita juga menyepakati penyusunan pengurus harian tidak dibahas dalam muktamar tapi oleh ketua umum dan formatur dalam 14 hari," tambahnya.
(nal/nal)










































