Sejumlah para peserta muktamar usai menuntaskan kesibukan tersebut, tidak menyiakan kesempatan menikmati suasana Kota Bandung. Ada yang menyambangi tempat belanja hingga menikmati ragam sajian kuliner khas.
Namun berbeda dengan rombongan peserta muktamar asal Papua. Sejak pergi dari tanah Papua, mereka meneguhkan niat fokus mengikuti muktamar. Bila usai rapat paripurna yang memangkas waktu berjam-jam, mereka segera merebahkan tubuh di kasur empuk Hotel Panghegar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Obet mengatakan, menghabiskan waktu di hotel terasa lebih berarti ketimbang menguras waktu untuk refreshing. Kegiatan Muktamar VII PPP digelar sejak 2-7 Juli 2011.
Serupa diungkapkan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Deiyai, Akulian Mote, saat berbincang dengan detikcom disela muktamar.
"Kami lebih memilih diam saja lah. Karena menguras tenaga selama muktamar, lebih baik istrirahat saja. Rombongan dari Papua lebih memilih untuk fokus muktamar saja. Kami tetap ikuti tata tertib dan disiplin," ungkapnya.
Akulian mengatakan, di Provinsi Papua terdapat 29 kabupaten. Setiap kabupaten memiliki DPC. "Satu DPC itu masing-masing mengirimkan dua pengurusnya," terang Akulian.
Semua rombongan DPC asal Papua tersebut semua menginap di Hotel Panghegar. Hotel ini tempat berlangsungnya muktamar. "Satu kamar itu ditempati dua orang," tutup Akulian.
(bbp/ape)











































