"Keppresnya sudah ditandangani. Tapi belum bisa disampaikan siapa saja, hingga pelantikannya," kata Jubir Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (5/7/2011).
Sejak 1 Juli 2011, sudah ada 20 nama yang terdaftar sebagai calon anggota Satgas TKI. Semuanya juga telah menyampaikan bersedia bergabung dalam satgas yang misi utamanya melakukan analisa dan upaya percepatan bantuan hukum bagi TKI non-formal di luar negeri yang tersangkut kasus pidana.
"Untuk ketua satgas juga belum diputuskan. Ada nama mantan menag Pak Maftuh Basyuni, mantan jaksa agung Pak Hendarman Supanji, mantan Kapolri Pak Bambang Hendarso Danuri dan seterusnya," imbuh Julian.
Menyinggung keputusan Arab Saudi menghentikan visa bagi TKI non-formal, menurut Julian adalah langkah tepat. Penghentian visa itu sejalan dengan kebijakan RI untuk melakukan moratorium pengiriman TKI ke Arab Saudi per 1 Agustus 2011.
"Penghentian visa itu sejalan dengan kebijakan kita," tegas Julian.
(lh/ape)











































