"Tonjolkan keindahannya, jangan hal-hal yang berbau mistik, angker, dan irasional," kata Ani saat memberi sambutan dalam peresmian purna pugar Gedung Lawang Sewu di Wisma Perdamaian, Kawasan Tugu Muda Semarang, Selasa (5/7/2011).
Ani yang datang dengan didampingi Menbudpar Jero Wacik, istri wapres, Herawati Boediono, dan sejumlah istri menteri itu menyatakan, Lawang Sewu sebetulnya unik, megah, dan indah. Sayang, karena ada kesan seram dan kemudian direproduksi melalui beragam media, sisi-sisi positif gedung tua ini tidak muncul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ani mengaku berterima kasih kepada Menbudpar Jero Wacik yang dalam sambutan sebelumnya menjelaskan esensi cagar budaya. Diharapkan, Lawang Sewu yang juga sudah ditetapkan sebagai cagar budaya, bisa memberi nilai tambah kepada masyarakat luas, utamanya soal kesejahteraan.
Usai sambutan, Ani dan rombongan menuju ke Gedung Lawang Sewu dengan menggunakan bus. Lokasi peresmian, Wisma Perdamaian, dan Gedung Lawang Sewu terletak di kawasan yang sama, hanya berseberangan jalan. Jaraknya sekitar 100 meter.
Sekitar pukul 13.00 WIB, Ani dan rombongan dijadwalkan mengakhiri rangkaian acara. Mereka transit sesaat di Wisma Perdamaian sebelum akhirnya kembali ke Jakarta melalui Bandara Ahmad Yani Semarang.
(try/fay)










































