"Beliau pernah jadi vote getter, pernah melakukan kampanye di berbagai tempat untuk membesarkan PPP," kata Suryadharma di sela-sela Muktamar PPP di Hotel Panghegar, Bandung, Jawa Barat, Selasa (5/7/2011).
Karena itu, PPP merasa terpukul saat Zainuddin hengkang dan membuat partai baru bernama Partai Bintang Reformasi. Mantan Ketua Umum PPP Hamzah Haz bahkan pernah menggambarkan akibat kepergian Zainuddin, PPP kehilangan suara hingga 2 persen.
"Semangatnya yang membara dan karena ketidaksabaran lalu mendirikan PBR. Namun beliau sendiri bilang menjelang Pemilu 2009 kira-kira tahun 2007-2008, akan kembali ke PPP dan berjanji akan mengembalikan konstituen PPP yang hijrah ke PBR," paparnya.
Secara pribadi, Suryadharma menilai sosok Zainuddin sebagai pribadi yang santun dan bersahaja. Kemampuannya berdakwah tidak pernah diragukan. Bahkan candaan segar sang dai sejuta umat hingga kini masih terngiang di telinganya.
"Kalau kita mendengarkan ceramah beliau, kita tidak merasa bosan dan jenuh tiba-tiba sudah satu jam," urainya.
"Karena itu, kita apresiasi sumbangsih beliau dalam benutuk doa yang dibaca dan diamini oleh lebih dari seribu peserta muktamar. Ini merupakan sesuatu yang sangat dibutukan dan relevan saat ini," kata SDA saat ditanya penghargaan apa yang akan diberikan pada Zainuddin oleh PPP.
(mad/ape)











































