Menurut Angie pertemuan tersebut hanya pertemuan silaturahim antara anggota FPD DPR dengan Kemenpora.
"Itu pertemuan silaturahim saja. Pada waktu itu menjadi kewajiban kami legislator bertemu eksekutif. Itu biasa dilakukan semua kader partai. Itu pertemuan legislatif dari PD dan Kemenpora. Jadi kami memang ditugaskan membangun komunikasi dengan eksekutif," ujar Angie.
Namun Angie membantah dalam pertemuan tersebut dibahas banyak hal seputar proyek Kemenpora. Menurutnya pertemuan tersebut tidak membahas sejauh itu.
"Semua yang dikatakan Nazar tidak benar lebih baik bawa ke KPK untuk membuktikan dan mempertanggungjawabkan semua yang dikatakan," kilahnya.
Namun Angie tetap menunggu Nazaruddin pulang ke Indonesia. Ia menantang Nazaruddin membuktikan tudingannya ke KPK.
"Kita tunggu Nazar pulang supaya tidak terus menyebar fitnah dari Singapura. Lebih baik pulang dan diselesaikan secara hukum," tandasnya.
(van/ape)











































