"Dia (korban) memang sering mangkal di sekitar sini," kata salah seorang saksi mata, Suherman Felani (35), kepada wartawan di sekitar lokasi, Selasa (5/7).
Suherman menetap di sebuah gubuk sekadarnya tepat di belakang tembok pintu perlintasan kereta api. Sekitar pukul 04.30 WIB, dia dan istrinya sempat mendengar cek cok mulut seorang perempuan dan pria.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekitar pukul 06.30 WIB dirinya dibangunkan sang istri jika ada sesosok mayat di selokan belakang tembok gubuknya. Dan ketika didekati. Mayat tersebut adalah perempuan yang sempat cekcok.
Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan di selokan Jl I Gusti Ngurah Rai, pagi tadi. Leher korban ditemukan luka gorokan. Polisi menemukan mata cutter di lokasi kejadian.
"Diduga ada unsur pembunuhan. Ada luka gorokan di leher kanan, lalu di lokasi kita temukan mata pisau cutter, luka memar di kepala, berdarah," kata Kapolsek Jatinegara, Komisaris Dewoto saat olah TKP.
(ahy/ape)











































