Spanduk berisi seruan damai berbunyi 'Masyarakat Menteng Cinta Damai, Mari Stop Tawuran' juga telah terpasang di bekas lokasi tawuran.
"Semua sepakat damai. Dan mereka juga sepakat saling menjaga perdamaian. Dan berusaha mencegah tawuran ini jangan terulang kembali," kata Kapolsek Setiabudi Komisaris Aritsyahbudin yang turut dalam pertemuan tersebut di Kelurahan Menteng, Jl Anyer, Jakarta Pusat, Senin (4/7/2011) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami pihak kepolisian mulai saat ini akan menindak tegas bagi yang mereka terlibat tawuran. Kalau perlu kita akan tangkap di tempat," tandas Arits saat ditanya bila warga masih membandel.
Arits tidak menjelaskan secara rinci proses perdamaian tersebut. Hanya saja, pertemuan itu menghindari perdebatan sebab musabab yang membuat tawuran massal, Minggu kemarin (3/7/2011). Sebab, bila motif yang dibahas, perdamaian hanya saling menyalahkan.
"Daripada mencari penyebab motif tawuran yang ujungnya saling menyalahkan, kita di sini berkumpul untuk mengupayakan perdamaian. Dan jelas semua warga disni benci tawuran. Baik warga Menteng Tenggulun maupun Manggarai," tandas Aritsyahbudin.
Β
(Ari/anw)











































