"Di catatan tangan saya, KPK ini lebih bagus dibanding penegak hukum lainnya dan masih bisa ditingkatkan prestasi serta daya gebraknya," ujar Wayan.
Hal itu disampaikannya usai diskusi mengenai "Nepotisme menggurita demokrasi terancam" di Sekretariat Rumah Perubahan, Ruko Duta Merlin, Jl Gajah Mada, Jakarta, Senin (4/7/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu kan tidak etis. Kita di sini tidak membicarakan peluang. Yang ada ialah sejenis panggilan karena tuntutan keadaan. Ini salah satu kewajiban saya sebagai warga negara yang baik adalah mendaftar," imbuhnya.
Saat ditanyakan mengenai keoptimisannya masuk sebagai pimpinan KPK, Wayan tak menjelaskan secara gamblang. Yang terpenting menurut Wayan adalah tantangan dan panggilan untuk berjuang bersama demi kebaikan bangsa dan negara.
"Buat saya tidak penting memikirkan itu," jelasnya.
Jika dirinya terpilih menjadi pimpinan KPK kelak, ia yakin bisa menyelesaikan masalah-masalah yang ada di KPK. Dengan transparansi yang ada sekarang, pimpinan KPK bisa bekerja dengan baik.
"Ya kita harus berpikir objektif. Apalagi kita liat dari track record sekarang hasilnya bagus-bagus. Saya harap track record bagus itu akan menentukan hasil yang bagus," harapnya.
Wayan pun menilai kepemimpinan KPK ke depan adalah orang-orang yang tidak mengenal kompromi dan tidak bisa dipengaruhi oleh apapun juga.
(gus/nwk)











































