Jembatan Penyeberangan Margonda Tak Juga Dibangun, Mahasiswa UI Protes

Jembatan Penyeberangan Margonda Tak Juga Dibangun, Mahasiswa UI Protes

- detikNews
Senin, 04 Jul 2011 12:18 WIB
Jembatan Penyeberangan Margonda Tak Juga Dibangun, Mahasiswa UI Protes
Depok - Pemkot Depok tidak kunjung membangun jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jl Margonda, Depok. Padahal sudah banyak penyeberang jalan, terutama mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang celaka tertabrak kendaraan yang mengebut. Para mahasiswa pun mendemo Pemkot Depok.

Belasan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI pun berunjuk rasa di depan Kantor Walikota Depok di Jl Margonda, Depok, Senin (4/7/2011). Dengan berjaket kuning, mereka berorasi dari mobil sound system.

"Mau sampai berapa banyak orang lagi yang celaka saat menyeberang jalan di Margonda? Sudah banyak mahasiswa UI yang celaka saat menyeberang, seperti di daerah Kober," kata Kadiv Humas BEM UI Anneila.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, mahasiswa dan masyarakat sudah menunggu terlalu lama janji Pemkot Depok. Oleh karena itu, mereka pun memajang dua spanduk berisi tanda tangan warga dan mahasiswa yang meminta Pemkot Depok segera merealisasikan rencana 7 JPO di sepanjang Margonda.

Spanduk masing-masing berukuran 5x2 meter. Satu spanduk dipasang di JPO depan Terminal Depok dan satu lagi di JPO depan Margonda City. Ironisnya, hanya dua JPO itu yang dibangun di Jalan Margonda yang membentang panjang dan selalu ramai kendaraan.

Menurut BEM UI, data Satlantas Polres Depok pada 2008 silam, ada 484 kecelakaan di Jl Margonda Raya. Sepanjang tahun tersebut, 78 orang tewas, 176 luka berat dan 443 orang luka ringan.

"Kita harap aksi ini bisa mewakili warga Depok yang ingin keselamatan saat menyeberang di Margonda. Margonda terlanjur ganas untuk penyebarang jalan. 7.000 Kendaraan tiap hari," kata dia.

Aksi damai ini dijaga puluhan anggota Satpol PP Pemkot Depok yang menutup pintu masuk ke Kantor Walikota. Akibat demo ini, Jl Margonda arah Jakarta macet di depan Kantor Walikota dan mengular sampai pertigaan Tole Iskandar. Hingga pukul 12.00 WIB, aksi terus berlangsung.

(fay/vit)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini