Belasan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI pun berunjuk rasa di depan Kantor Walikota Depok di Jl Margonda, Depok, Senin (4/7/2011). Dengan berjaket kuning, mereka berorasi dari mobil sound system.
"Mau sampai berapa banyak orang lagi yang celaka saat menyeberang jalan di Margonda? Sudah banyak mahasiswa UI yang celaka saat menyeberang, seperti di daerah Kober," kata Kadiv Humas BEM UI Anneila.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Spanduk masing-masing berukuran 5x2 meter. Satu spanduk dipasang di JPO depan Terminal Depok dan satu lagi di JPO depan Margonda City. Ironisnya, hanya dua JPO itu yang dibangun di Jalan Margonda yang membentang panjang dan selalu ramai kendaraan.
Menurut BEM UI, data Satlantas Polres Depok pada 2008 silam, ada 484 kecelakaan di Jl Margonda Raya. Sepanjang tahun tersebut, 78 orang tewas, 176 luka berat dan 443 orang luka ringan.
"Kita harap aksi ini bisa mewakili warga Depok yang ingin keselamatan saat menyeberang di Margonda. Margonda terlanjur ganas untuk penyebarang jalan. 7.000 Kendaraan tiap hari," kata dia.
Aksi damai ini dijaga puluhan anggota Satpol PP Pemkot Depok yang menutup pintu masuk ke Kantor Walikota. Akibat demo ini, Jl Margonda arah Jakarta macet di depan Kantor Walikota dan mengular sampai pertigaan Tole Iskandar. Hingga pukul 12.00 WIB, aksi terus berlangsung.
(fay/vit)










































