Namun isu liar yang disampaikan Nazaruddin lewat BlackBerry Mesengger (BBM) itu diragukan oleh fungsionaris PD, Ruhut Sitompul.
"Seru banget BBM Nazaruddin. Tapi pasti tidak itu dari dia? Jangan-jangan Nazaruddin tidak mengatakan itu, tapi ada orang menangguk angin keruh," ujar Ruhut saat dihubungi wartawan, Senin (4/7/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau soal nama-nama ini sudah saya bilang, fakta hukum mana bukti? Harus ada bukti," terangnya.
Ruhut juga membantah Nazaruddin telah mengalirkan uang dalam jumlah besar dalam Kongres PD untuk memenangkan Anas Urbaningrum. Menurutnya kemenangan Anas karena dukungan dari akar rumput.
"Tidak ada duit di kongres, saya ini cari dukungan untuk Anas dari akar rumput, dan saya dekat dengan mereka," imbuhnya .
Sebelumnya lewat BBM kepada wartawan, Nazaruddin menyebut Anas menerima Rp 7 miliar dari proyek wisma atlet SEA Games. Sementara untuk proyek Ambalang senilai Rp 1,2 triliun, Anas mendapat bagian Rp 70 miliar.
Menurut Nazaruddin, Rp 57 miliar digunakan untuk pendanaan pemenangan Anas saat mencalonkan diri sebagai Ketum Demokrat. Sisanya Rp 20 miliar digunakan untuk menyewa jasa konsultan mempersiapkan diri sebagai calon presiden 2014.
(her/rdf)











































