"Sekarang kabutnya sudah mulai berkurang. Pada pagi hari tadi sekitar pukul 07.00 WIB kabut asapnya cukup tebal," kata Carlos, salah seorang warga Dumai kepada detikcom, Senin (4/7/2011).
Carlos menduga kabut ini berasal dari kebakaran hutan di daerah itu. Warga banyak yang menggenakan masker untuk mencegah sesak nafas akibat menghirup asap itu. "Ini mungkin disebabkan kebakaran hutan," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Nichofarlan, warga Duri, Riau, meninformasikan debu tebal menyelimuti Jalan Sebanga KM 7. Debu ini timbul akibat kemarau yang menyebabkan permukaan tanah di daerah itu menjadi kering dan mudah tertiup angin.
"Jalan ini memang tidak terbuat dari aspal, melainkan tanah kering yang sangat mudah menjadi debu. Kita berharap pemerintah daerah segera mengaspal jalan ini," katanya .
(nal/nwk)











































