"SMS yang beredar tentang adanya korban jiwa dalam letusan gunung Soputan sama sekali tidak benar dan isu menyesatkan," kata Jackson Kumaat kepada detikcom di Jakarta, Minggu (3/7/2011).
Menurut Jackson, hari ini Gubernur Sulut SH Sarundajang didampingi Kapolda Sulut Brigjen Pol Carlo Brix Tewu, Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Bupati Mitra, jajaran kepolisian resort Minsel dan Mitra telah turun ke lapangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, status Gunung Soputan mengalami perubahan dari waspada ke siaga sejak tanggal 2 Juli 2011 pukul 23.00 WITA. Minggu (3/7) pagi ini pukul 06.03 WITA, gunung terebut mulai masuk pada fase erupsi, berupa erupsi strombolian (semburan material pijar) setinggi 6.000 meter yang disertai awan panas yang mengarah ke sisi barat Gunung Soputan.
Tahun 2008 silam, awan panas guguran mencapai jarak 6,5 km dari puncak, hingga menyebabkan kebakaran hutan, namun tidak ada korban jiwa.
(zal/irw)










































