Indonesia Raih 9 Emas, 9 Perak, 6 Perunggu Olimpiade Tunagrahita

Laporan dari Athena

Indonesia Raih 9 Emas, 9 Perak, 6 Perunggu Olimpiade Tunagrahita

- detikNews
Minggu, 03 Jul 2011 21:05 WIB
Indonesia Raih 9 Emas, 9 Perak, 6 Perunggu Olimpiade Tunagrahita
Athena - Atlet putera-puteri tunagrahita Indonesia kembali menambah perolehan medali 2 emas, 2 perak dan 5 perunggu di Olimpiade Tunagrahita, Athena. Hingga hari ini mereka merebut 9 emas, 9 perak, 6 perunggu.

Tambahan satu medali emas datang dari cabang bulutangkis tunggal putera Divisi M02 melalui perjuangan pebulutangkis Komarudin (16 tahun) asal Pekalongan (Jawa Tengah).

Disemangati langsung oleh Dubes RI Ahmad Rusdi, yang juga asal Pekalongan, Komarudin tampil mati-matian di final dan sukses menumbangkan lawannya Grant Hunter (19 tahun) dari Inggris dengan straight set (21-14, 21-13).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya Komarudin telah memaksa bertekuk lutut Artem Shalev (20 tahun) dari Rusia (21-13, 21-11) dan pebulutangkis Bangladesh (21-14, 21-12), keduanya merasakan sabetan maut raket Komarudin juga dengan straight set. Medali perak jatuh ke tangan Grant Hunter (Inggris). Sedangkan medali perunggu diraih Artem Shalev dari Rusia.

Medali emas lainnya untuk Indonesia disumbangkan dari cabang tenis meja tunggal puteri oleh Desi Pradita dari Yogyakarta, setelah di final Grup 7 untuk umur 16-21 tahun menundukkan petenis meja Aleksandra Berezovskaia dari Rusia. Sedangkan medali perunggu diboyong Aneta Zaharieva dari Bulgaria.

"Desi secara telak berhasil mengalahkan lawan-lawannya dari Bulgaria, Rusia, Polandia dan India, sehingga layak merebut medali emas,"

2 Medali Perak

Tambahan medali perak dipersembahkan oleh pebulutangkis Alex Wiranata asal Riau, yang bertarung dalam tunggal putera Divisi M01. Alex harus puas dengan medali perak setelah kalah rubber-set dari pebulutangkis Suhail Ahmed Khan dari Pakistan (14-21,21-17,17-21). Medali perunggu jatuh ke tangan Alexander Tumbartsev dari Rusia.

Medali perak lainnya datang dari cabang atletik lari estafet putera 4x100 meter, melalui perjuangan berat Muhammad Laelatul Kodar (Jawa Tengah), Mahmudi (Sumatra Selatan), Agus Adi Wiranata (NTB) dan Jarot Andrianto Putra (Sulawesi Selatan) dengan catatan waktu 00:46.36.

Bertarung di bawah terik matahari musim panas kota Athena yang mencapai 35 derajat celcius, mereka harus merelakan medali emas jatuh ke tim estafet dari Saudi Arabia yang menang tipis dengan waktu 00:45.11. Sedangkan perunggu diraih oleh tim dari Jamaica.

5 Medali Perunggu

Sementara itu perolehan medali perunggu mendapat tambahan dari Marwan (Sumatra Selatan), yang berjuang di tunggal putera Grup 4 tenis meja untuk usia 30+. Medali emas di grup ini diboyong Pavel Seliverstov dari Rusia dan perak diraih Gyorgy Vadasz dari Hungaria.

Perunggu tambahan kedua dari tenis meja Grup 5 usia 22+ ganda puteri Mimin Aminah/Desi Pradita. Medali emas direbut pasangan Aranka Kanalas/Aranka Orsos dari Hungaria dan perak dikuasai pasangan Justyna Modrzynska/Beata Oliwiak dari Polandia.

Perunggu ketiga diraih dari atletik lari estafet puteri 4x100 meter melalui Marini Octaviani (DKI Jakarta), Putri Soraya Tarihoran (Sumatra Utara), Silvia latuputty (Maluku) dan Prisma Septian Anisyah (Jawa Timur) dengan catatan waktu 1:02.78. Medali emas direbut tim pelari estafet puteri Jamaica, sedangkan perak jatuh ke tim Malta.

Perunggu keempat merupakan hasil pertarungan Prisma Septian Anisya di lintasan lari 100 meter puteri Grup F04 dengan catatan waktu 00:15.61. Medali emas diraih Kateryna Kharchenko dari Ukraina dengan waktu 00:15.34, sedangkan perak direbut Chemelva Chekke Danti dari Suriname dengan waktu 00:15.38.

Perunggu kelima dipersembahkan oleh Agus Adi Wiranata dari lintasan lari 100 meter putera Divisi M08 dengan catatan waktu 00:11.99. Agus harus mengakui keunggulan Aaron Molefe dari Afrika Selatan yang meraih emas dengan catatan waktu 00:11.61 dan Nembhard Burke dari Jamaica yang meraih perak dengan waktu 00:11.66

(es/es)


Berita Terkait