Sebab di lokasi perkemahan sering masuk kendaraan, baik mobil maupun sepeda motor yang tanpa plat nomor polisi. Padahal sesuai peraturan, yang boleh masuk ke lokasi perkemahan adalah peserta, panitia, wartawan, ambulance, pemadam kebakaran, serta aparat keamanan.
Hal-hal yang mereka cemaskan tentu saja terkait dengan tindak kriminal. "Apalagi di sekitar perkemahan ini terdapat perkebunan sawit yang siapa pun dapat menerobos masuk, apalagi di malam hari. Kami mohon nian aparat kepolisian menjaga pintu masuk atau tempat-tempat yang dapat dimasuki orang asing," ujar seorang peserta Jambore dari Kalimantan, Minggu (03/07/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sangat dirugikan," kata Ian, salah seorang pedagang makanan pakaian dan makanan kecil.
(tw/irw)











































