Hindari Kasus Zainuddin MZ, Ketum Terpilih Harus Rangkul yang Kalah

Muktamar VII PPP

Hindari Kasus Zainuddin MZ, Ketum Terpilih Harus Rangkul yang Kalah

- detikNews
Minggu, 03 Jul 2011 18:54 WIB
Bandung - Zainuddin MZ pernah kalah dalam pemilihan ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Akibatnya dia hengkang dan membuat partai baru. Hal seperti itu harus dihindari dalam arena Muktamar VII PPP kali ini.

Mantan Ketua Umum PPP Hamzah Haz menyampaikan imbauan ini pada tiga kandidat yang akan maju sebagai ketum, Ahmad Yani, Ahmad Muqowam dan Suryadharma Ali. Siapa pun kader yang menang, harus siap merangkul yang kalah.

"Yang kalah itu harus menjadi balancing power sebagai kekuatan sinergi. Tidak hanya yang menang diambil, jadi dalam satu rumpun," kata Hamzah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal tersebut dia sampaikan usai mengikuti acara pembukaan Muktamar di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Bandung, Jabar, Minggu (3/7/2011).

"Satu bisa jadi ketum atau wakil ketum, atau juga sekjen. Satu bisa jadi menteri atau anggota DPR," imbau Hamzah.

Hamzah mengingatkan kasus Zainuddin MZ jangan terulang. Saat itu, kiai kondang tersebut meninggalkan partai berlambang ka'bah ini dan membuat Partai Bintang Reformasi.

"Waktu itu saya bilang sabar. Tapi ternyata yang diambil dia suara PPP juga 2 persen. Nah, harusnya juga ketika dia nggak betah di PBR, kita rangkul lagi," tegasnya.

(mad/nwk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini