Pantauan detikcom di lokasi, Minggu (3/7/2011) pukul 16.45 WIB, polisi yang datang berasal dari Polres Jakarta Pusat. Aparat berhelm itu memanfaatkan arah angin kala menembakkan gas air mata. Mereka seolah-olah menembaki kubu warga Menteng Tenggulun, namun gas tersebut menyebar merata ke kedua kubu.
Akibat terkena gas air mata, massa yang bertikai sempat lari kocar-kacir. Namun tidak lama, mereka kembali terlibat perang batu. Selain batu, warga juga melempar mercon. Untuk 'menjinakkan' kubu-kubu yang tawuran polisi juga menembakkan tembakan peringatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum diketahui ada tidaknya korban luka dalam peristiwa itu. Sementara itu, bus TransJ dan kendaraan lain dari Dukuh Atas menuju Manggarai dan sebaliknya tidak bisa melewati lokasi tawuran.
(vit/nwk)










































