detikNews
Minggu 03 Juli 2011, 15:12 WIB

Randy Mengaku Pernah Jual 12 iPad Sebelum Tertangkap

- detikNews
Randy Mengaku Pernah Jual 12 iPad Sebelum Tertangkap
Jakarta - Pemilik sekaligus penjual iPad yang dipidanakan, Randy (29), ternyata bukan sekali saja berjualan iPad. Sebelumnya, Randy juga pernah menjual 12 unit komputer tablet tersebut.

\\\"Pengakuan dia, dia pernah jual 12 unit iPad secara ilegal,\\\" kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Baharudin Djafar saat dihubungi wartawan, Minggu (3\/7\/2011).

Pengakuan itu terungkap setelah polisi memeriksa Randy di Polda Metro Jaya. Randy sendiri ditangkap pada 24 November 2010 di City Walk, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

\\\"Pengakuan itu tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP),\\\" kata dia.

Sementara itu, Kepala Satuan Industri dan Perdagangan (Indag) Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Sandy Nugroho menjelaskan, Randy mengaku membeli iPad tersebut dari seorang sales dan mengaku beli \\\'putus\\\'.

\\\"Namun ketika kita desak siapa salesnya, dia tidak bisa tunjukkan siapa salesnya. Dia bilang, nggak kenal sama salesnya. Masa jualan banyak nggak kenal sama salesnya, kan nggak mungkin,\\\" jelas Sandy.

Setelah didesak lagi, Randy kemudian mengaku jika dirinya mendapatkan barang tersebut dari Singapura. Namun, saat diminta petugas untuk menunjukkan paspor, Randy tidak bisa menunjukkannya.

\\\"Kita minta dia nunjukkin paspor kalau dia ke Singapura, tapi dia tidak bisa menunjukkannya,\\\" ujar dia.

Menurut Sandy, jika barang tersebut dibawa ke Indonesia melalui udara, seharusnya Randy memberitahukan barang yang dibelinya ke pihak Bea dan Cukai.

\\\"Boleh bawa barang dari Singapura, dengan catatan tidak boleh lebih dari 500 US Dollar dan untuk dipakai sendiri, bukan untuk diperjual belikan,\\\" kata dia.

Randy juga diminta menunjukkan faktur pajak atas barang yang dia beli dari luar negeri, namun, lagi-lagi, Randy tak bisa menunjukkannya.

\\\"Kalau dia bayar bea cukai, tentu dia ada buktinya. Dan barangnya kalau mau dia jual, seharusnya dia punya faktur penjualan, nah sementara nggak ada,\\\" papar Sandy.

Kasus ini bermula saat Dian dan Randy menawarkan 2 buah Ipad 3G Wi Fi 64 GB di forum jual beli situs www.kaskus.us. Entah karena apa, tawaran ini membuat anggota polisi Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan. Lantas, seorang anggota polisi, Eben Patar Opsunggu menyamar sebagai pembeli. Transaksi pun dilakukan pada 24 November 2010 di City Walk, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Lantas, keduanya ditangkap polisi. Oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Endang, keduanya didakwa melanggar Pasal 62 Ayat (1) juncto Pasal 8 Ayat (1) Huruf j UU No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen karena tidak memiliki manual book berbahasa Indonesia. Lalu, Pasal 52 juncto Pasal 32 Ayat (1) UU Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi, karena I Pad belum terkategori alat elektronik komunikasi resmi. Ancamannya pidana penjara paling lama 5 tahun penjara. Kasus ini masih berlangsung di PN Jakarta Pusat.





(mei/nwk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com