Doa bersama itu digelar di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Sabtu (2/7/2011). Acara ini dihadiri Serikat Buruh Migran Indonesia bersama beberapa tokoh dari Sumbawa, daerah asal TKI yang diancam hukuman mati.
Aksi damai ini dimulai pada pukul 20.45 WIB, dan diikuti oleh 20-an peserta. Dihadiri oleh beberapa tokoh seperti Ketua PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin dan Tokoh Masyarakat Sumba Hatta Taliwang, Anggota DPR RI dari Fraksi Hanura Akbar Faisal, selain itu juga hadir perwakilan Keluarga Sumartini, serta dari Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya prihatin karena negara tidak bisa melindungi warga negaranya yang bermasalah di luar negeri,dan berharap Sumartini diberi kekuatan lahir dan batin serta kesabaran. Juga semua TKW yg bermasalah lain," tegas Din, usai acara.
Acara ini ditutup pukul 21.30 WIB. Para peserta aksi membubarkan diri dengan damai.
(van/van)










































