"Semua tergantung dari Pansel KPK. Kuncinya di sana, karena kalau ada yang kurang pantas jadi pimpinan KPK, habislah sudah," ujar Penasehat International Center For Transitional Justice Usman Hamid usai diskusi Polemik Radio Trijaya dengan judul 'Indonesiaku Sayang Sedang Meriang' di restoran Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (2/7/2011).
Menurut Usman, Pansel harus benar-benar selektif dalam memilih 8 nama yang akan diberikan kepada DPR. Dari 8 nama tersebut, DPR nantinya akan menentukan 4 nama sebagai pendamping Busyro Muqoddas untuk memimpin KPK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari nama-nama yang ikut mendaftar sebagai calon pimpinan KPK, Usman sudah memiliki nama yang menurutnya pantas mendampingi Busyro.
"Soal pak Chandra dan Pak Bibit saya kira tidak perlu diragukan lagi. Selain dari internal KPK ada pak Ade Rahaja yang sedikit kontroversial, kalau di luar mantan Kadivbinkum Polri yang juga mantan Kapolda Sulteng, Arianto Sutadi baik. Saya kenal dia, dia tegas dan bersih," imbuhnya.
(her/gah)











































