"Orang ini kan (Nazarudin) punya relasi di pemerintahan dan politik, dia juga punya sumbangsih besar dalam partai. Kalau dia bukan mantan Bendum Demokrat akan lebih mudah membawa pulang Nazaruddin," ujar Usman usai diskusi Polemik Radio Trijaya dengan judul 'Indonesiaku Sayang Sedang Meriang' di restoran Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (2/7/2011).
Instruksi langsung dari Presiden SBY kepada Kapolri untuk mencari, menangkap dan membawa pulang ke Indonesia sudah diberikan. Namun kemungkinan membawa pulang Nazaruddin dinilai Usman masih sulit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut mantan Kordinator KontraS ini, peluang untuk bisa membawa Nazaruddin pulang ke tanah adalah 50:50. Bila ingin membawa pulang tersangka dalam kasus Kemepora itu diperlukan political will yang kuat dari pemerintah.
"Soal Indonesia dan Singapura, ini soal pertarungan teknis hukum. Bisa mengandalkan orang yang punya keahlian hukum mumpuni," imbuhnya.
(her/gah)










































