"Fenomena itu menunjukan kemerdekaan hakim tunduk pada transaksi uang. Padahal hakim benteng terakhir penegakan hukum," ujar Usman Hamid saat diskusi Polemik Radio Trijaya dengan judul 'Indonesiaku Sayang Sedang Meriang' di restoran Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusatn Sabtu (2/7/2011).
Menurut mantan koordinator KontraS ini, hakim saat ini menjadi satu-satunya lembaga peradilan yang tidak tunduk pada kekuasaan. Kepolisian dan Kejaksaan saat ini sulit mengambil keputusan.
"Kejaksaan dan kepolisian sekarang kan di bawah presiden. Berbeda dengan Kejaksaan waktu di bawah Pak Suprapto, di mana saat itu kejaksaan lepas dari kekuasaan," terangnya.
Selain pengadilan, benteng terakhir yang juga harapan masyarakat adalah KPK. Namun di mata Usman, lembaga yang saat ini di pimpin Busyro dua tahun ini kurang gerbrakannya dalam pemberantasan korupsi.
"Sebenarnya benteng terakhir dari penegakan hukum adalah hakim, tapi tentu kita sesalkan adanya fenomena ini. Di sisi lain, KPK juga mulai kendor dua tahun terakhir ini," imbuhnya.
(her/gah)











































