Hakim Banyak Ditangkap, Bukti Rapuhnya Benteng Penegakan Hukum

Hakim Banyak Ditangkap, Bukti Rapuhnya Benteng Penegakan Hukum

- detikNews
Sabtu, 02 Jul 2011 12:18 WIB
Hakim Banyak Ditangkap, Bukti Rapuhnya Benteng Penegakan Hukum
Jakarta - Pengamat dari International Center For Transitional Justice, Usman Hamid, menyayangkan banyaknya hakim yang ditangkap dalam kasus korupsi. Menurutnya, hal ini membuktikan semakin lemahnya benteng terakhir dalam penegakan hukum.

"Fenomena itu menunjukan kemerdekaan hakim tunduk pada transaksi uang. Padahal hakim benteng terakhir penegakan hukum," ujar Usman Hamid saat diskusi Polemik Radio Trijaya dengan judul 'Indonesiaku Sayang Sedang Meriang' di restoran Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusatn Sabtu (2/7/2011).

Menurut mantan koordinator KontraS ini, hakim saat ini menjadi satu-satunya lembaga peradilan yang tidak tunduk pada kekuasaan. Kepolisian dan Kejaksaan saat ini sulit mengambil keputusan.

"Kejaksaan dan kepolisian sekarang kan di bawah presiden. Berbeda dengan Kejaksaan waktu di bawah Pak Suprapto, di mana saat itu kejaksaan lepas dari kekuasaan," terangnya.

Selain pengadilan, benteng terakhir yang juga harapan masyarakat adalah KPK. Namun di mata Usman, lembaga yang saat ini di pimpin Busyro dua tahun ini kurang gerbrakannya dalam pemberantasan korupsi.

"Sebenarnya benteng terakhir dari penegakan hukum adalah hakim, tapi tentu kita sesalkan adanya fenomena ini. Di sisi lain, KPK juga mulai kendor dua tahun terakhir ini," imbuhnya.

(her/gah)


Berita Terkait