Kemenakertrans dan Kemenag Kerja Sama Cegah TKI yang Pakai Visa Umroh

Kemenakertrans dan Kemenag Kerja Sama Cegah TKI yang Pakai Visa Umroh

- detikNews
Jumat, 01 Jul 2011 19:41 WIB
Kemenakertrans dan Kemenag Kerja Sama Cegah TKI yang Pakai Visa Umroh
Jakarta - Pemerintah Indonesia diminta tetap mengantisipasi adanya pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) dengan menggunakan visa umroh atau haji. Untuk mengantisipasi hal ini, Kemenakertrans telah bekerja sama dengan Kementerian Agama.

"Betul. Memang Menteri Agama mengancam travel yang memberangkatkan di luar umroh akan dibekukan travelnya," ujar Menakertrans Muhaimin Iskandar saat berkunjung ke kantor detikcom, Warung Buncit, Jakarta Selatan, Jumat (1/7/2011).

Pemerintah telah mewanti-wanti pada semua jasa travel Umroh dan Haji. Jumlah penumpang yang tiba di tanah air, harus sama dengan jumlah yang diberangkatkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau dengan Umroh, Kemenag sudah menjamin, 50 peserta yang umroh, dicek 50 harus balik. Jadi 100 yang berangkat travel bertanggung jawab 100 yang balik," jelasnya.

Sepengetahuan Muhaimin, pengalaman pengelabuan visa ini memang sering terjadi. Biasanya para TKI memalsukan tujuan kedatangan mereka ke Arab Saudi dengan alasan akan berwisata, ziarah, umroh dan haji.

"Ini tiga sumber, yang kita larangan dan harus diantisipasi," tandasnya Muhaimin.

Sebelumnyam per 1 Juli ini Pemerintah Arab Saudi telah penghetikan pemberian visa untuk para TKI. Belum bisa dipastikan sampai kapan visa ini akan dihentikan.

"Sampai ada kesepakatan, penghentian visa ini kan karena belum ada kesepakatan, misalnya kita minta gaji minimum, kita minta syarat-syarat mereka nggak mau, ya udah tutup dulu deh sama-sama," kata Muhaimin.

(lia/mok)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini