Hendarman, BHD & Maftuh Basyuni Jadi Satgas Perlindungan TKI

Hendarman, BHD & Maftuh Basyuni Jadi Satgas Perlindungan TKI

- detikNews
Jumat, 01 Jul 2011 13:32 WIB
Jakarta - Satgas TKI sudah dibentuk oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ada 21 nama, diantaranya mantan Menteri Agama Maftuh Basyuni, mantan Menlu Alwi Shihab mantan Kapolri Bambang Hendarso Danuri dan mantan Jaksa Agung Hendarman Supandji.

Presiden pun telah diperkenalkan dengan sebagian anggota Satgas yang jumlahnya mencapai 21 orang itu. Rapat pendahuluan yang berlangsung di Kantor Presiden tersebut membahas upaya-upaya khusus untuk lebih fokus memberikan advokasi hukum kepada para TKI yang menghadapi hukuman berat, terutama hukuman mati.

"Adanya upaya-upaya khusus untuk lebih fokus, lebih tajam memberikan bantuan advokasi hukum kepada warga negara tersebut. Sebagai tindak lanjut dari direktif Presiden, Kementerian Polhukam, Tenaga Kerja, Kementerian Luar Negeri dan Kemenkum HAM mengadakan rapat pendahuluan dan mencari menjaring nama-nama baik di kementerian dan lembaga baik di luar kementerian dan lembaga yang memiliki perhatian dan kepedulian terhadap masalah ketenagakerjaan dan WNI di luar negeri," kata Menko Polhukam Djoko Suyanto.

Hal tersebut disampaikan Djoko di Kantor Presiden usai ikut rapat terbatas dengan Presiden membahas Satgas TKI, Jumat (1/7/2011).

"Di samping yang kami seleksi dan kami pilih, ada juga direktif khusus dari Presiden terhadap beberapa nama yang memiliki kredibilitas dan posisi figur tersebut akan banyak membantu dari tugas-tugas yang Bapak Presiden tugaskan dari tim ini nantinya," papar Djoko.

Berikut nama-nama anggota Satgas TKI seperti disebutkan oleh Menko Polhukam. Namun Djoko cuma menyebutkan 20 nama dari 21 orang yang terpilih.

1. Maftuh Basyuni (mantan Menteri Agama)
2. Bambang Hendarso Danuri (mantan Kapolri)
3. Nazaruddin Umar (Dirjen Bimas Islam di Kemenag)
4. Hendarman Supandji (mantan Jaksa Agung)
5. Alwi Shihab (mantan Menlu)
6. Tatang Razak (Kementerian Luar Negeri)
7. Ahmad Rifai (Kemenkum HAM)
8. Kemala Chandra Kirana (mantan Ketua Komnas Perempuan)
9. Ramli Hutabarat (Kementerian Hukum dan HAM)
10. Abdul Latief (mantan Dubes RI di Qatar)
11. Lisna Yuliani (BNP2TKI)
12. Humprey Jemat (ketua AAI)
13. Yuli Mumpuni (staf ahli Menlu)
14. Siti Murtiyah Setyawati (civil society UGM)
15. Rahmad Ridho (UIN)
16. Yunus Affan (Kemenkum HAM)
17. Saiful Ridho (BNP2TKI)
18. Sadono (BNP2TKI)
19. Djamaluddin
20. Ferry (Kemenakertrans)

(anw/rdf)


Berita Terkait