FPD Minta M Nasir Bujuk Nazaruddin Pulang

FPD Minta M Nasir Bujuk Nazaruddin Pulang

- detikNews
Jumat, 01 Jul 2011 13:03 WIB
FPD Minta M Nasir Bujuk Nazaruddin Pulang
Jakarta - Segala upaya dikerahkan Fraksi Partai Demokrat (FPD) untuk memulangkan mantan Bendahara Umumnya M Nazaruddin dari Singapura. FPD pun sudah meminta adik Nazaruddin, M Nasir untuk membujuk pulang saudaranya itu.

"Sudah, sudah kita minta itu (bujuk Nazaruddin). Kita kan juga minta supaya ini clear," ujar Ketua FPD Jafar Hafsah kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (1/7/2011).

Menurut Jafar selama ini FPD berkomunikasi dengan Nazaruddin salah satunya lewat M Nasir. Namun hingga kini Nazaruddin memang belum bisa pulang ke Tanah Air.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau komunikasi yang kita tugaskan Pak Sutan Batoeghana, dan kadang kita juga menitip pesan atau sekadar salam lewat Nasir. Tapi kalau soal surat menyurat kita lewat sekretarisnya," terangnya.

M Nasir yang juga saudara M Nazaruddin adalah anggota Komisi III DPR. M Nasir menggantikan posisi Nazaruddin di Komisi hukum itu sedangkan Nazaruddin dipindah ke Komisi VII menggantikan posisi Nasir.

"Dia kan saudara, ya wajar kalau kita nitip salam atau sekadar pesan kepada saudaranya," tutur Jafar.

Sebelumnya, KPK menetapkan Muhammad Nazaruddin sebagai tersangka kasus suap wisma atlet di Kemenpora. Nazaruddin yang dijerat empat pasal penerimaan suap, terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.

"MN ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan pasal 12 huruf (a) atau (b) subsidair pasal 5 ayat (2) subsidair pasal 11 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dalam Undang-undang 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi," ujar Wakil Ketua KPK Bibit Samad Rianto dalam konferensi pers di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Kamis (30/6/2011) sore.

Setelah ditetapkan tersangka, Nazaruddin mengumbar tudingan. Melalui BlackBerry Messenger (BBM) dia menyebut Anas Urbaningrum ikut menerima setoran dana Kemenpora. Jumlahnya mencapai miliaran.

(her/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads