"Sampah mas," ujar Anas.
Hal ini disampaikan Anas membantah tudingan Nazaruddin bahwa dirinya menerima uang suap Kemenpora jatah untuk PD. Hal ini disampaikan Anas dalam pesan singkat kepada wartawan, Kamis (30/6/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu tidak benar, tidak ada seperti itu," kata Saan.
Tudingan Nazaruddin dari Singapura memang menjadi bola liar. Nazaruddin yang menolak pulang ke Indonesia karena alasan masih menjalani perawatan kesehatan di Singapura itu pun hingga kini hanya melempar tudingan saja. Ketika ditantang untuk memberikan bukti Nazaruddin tidak juga bisa membuktikan.
Malah, beberapa waktu lalu Nazaruddin menyebut pengacaranya OC Kaligis akan mendatangi KPK untuk melakukan pengaduan dan pelaporan. Namun hingga kini, Kaligis tidak pernah mendatangi KPK.
Sebelumnya melalui percakapan BlackBerry Messenger (BBM), Nazaruddin menyebutkan ada uang Rp 9 miliar itu dari Sesmenpora yang diberikan kepada Paul, dan dari Paul diberikan ke Wayan Koster, dari Wayan Koster dan Angelina dan diserahkan ke Mirwan Amir.
"Dari Mirwan Amir diserahkan ke pimpinan banggar langsung dan ketua Fraksi Demokrat dan Mirwan Amir kalau jatah Demokrat tidak diserahkan ke saya tetapi langsung ke ketua umum Demokrat Anas langsung," ujar Nazaruddin.
(van/ndr)











































