"Uang Rp 9 miliar itu dari Sekjen Menpora diberikan sama Paul, dari Paul diberikan ke Wayan Koster, dari Wayan Koster dan Angelina dan diserahkan ke Mirwan Amir. Dari Mirwan Amir diserahkan ke pimpinan banggar langsung dan ketua Fraksi Demokrat dan Mirwan Amir kalau jatah Demokrat tidak diserahkan ke saya tetapi langsung ke ketua umum Demokrat Anas langsung," ujar Nazaruddin.
Hal ini disampaikan Nazaruddin dalam pesan BlackBerry Messenger (BBM), Kamis (30/6/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam perbincangan melalui BBM itu juga, Nazaruddin mengaku bingung dirinya ditetapkan sebagai tersangka. Menurutnya semua orang yang disebutnya sudah memberikan kesaksian di depan tim investigasi PD.
"Saya bingung liat ini semua. Padahal Mirwan Amir dan Angelina udah mengakui ini semua malah begitu kasus ini meledak di depan saya dan Anggelina dan Jafar Hafsah, Mirwan mengaku baru ngasih uang Rp 7 miliar untuk mengamankan media saja," terangnya.
Nazaruddin juga mengaku tak pernah menerima uang suap Kemenpora. "Saya bingung atas dasar apa KPK tetapkan saya sebagai tersangka , padahal saya tidak pernah terima uang dari urusan menpora. Saya liat sudah luar biasa rekayasa yang dilakukan untuk saya," tegasnya.
Ia pun berharap Ketua FPD DPR M Jafar Hafsah jujur kepada publik. "Ini semua penjelasan Mirwan dan Angelina, Jafar Hafsah harus jujur," tandasnya.
(van/ndr)










































