Nazaruddin Sebut Nama Penerima Dana Kasus Kemenpora Termasuk Anas

Nazaruddin Sebut Nama Penerima Dana Kasus Kemenpora Termasuk Anas

- detikNews
Kamis, 30 Jun 2011 19:14 WIB
Nazaruddin Sebut Nama Penerima Dana Kasus Kemenpora Termasuk Anas
Jakarta - Mantan bendahara umum Partai Demokrat (PD) Muhammad Nazaruddin dinyatakan tersangka oleh KPK. Nazaruddin pun kembali melempar tudingan dari Singapura. Nazaruddin menyebut ada jatah untuk PD yang disetor langsung ke Ketum PD Anas Urbaningrum. Benarkah?

"Uang Rp 9 miliar itu dari Sekjen Menpora diberikan sama Paul, dari Paul diberikan ke Wayan Koster, dari Wayan Koster dan Angelina dan diserahkan ke Mirwan Amir. Dari Mirwan Amir diserahkan ke pimpinan banggar langsung dan ketua Fraksi Demokrat dan Mirwan Amir kalau jatah Demokrat tidak diserahkan ke saya tetapi langsung ke ketua umum Demokrat Anas langsung," ujar Nazaruddin.

Hal ini disampaikan Nazaruddin dalam pesan BlackBerry Messenger (BBM), Kamis (30/6/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tudingan Nazaruddin itu sudah dibantah. Baik Angelina Sondakh, Mirwan Amir, juga Anas Urbaningrum baik secara langsung ataupun melalui politisi-politisi PD sudah membantah tudingan itu. Nazaruddin bahkan diminta pulang ke Indonesia untuk memberikan bukti, namun pria asal Pekanbaru, Riau itu menolak pulang dengan alasan sakit.

Dalam perbincangan melalui BBM itu juga, Nazaruddin mengaku bingung dirinya ditetapkan sebagai tersangka. Menurutnya semua orang yang disebutnya sudah memberikan kesaksian di depan tim investigasi PD.

"Saya bingung liat ini semua. Padahal Mirwan Amir dan Angelina udah mengakui ini semua malah begitu kasus ini meledak di depan saya dan Anggelina dan Jafar Hafsah, Mirwan mengaku baru ngasih uang Rp 7 miliar untuk mengamankan media saja," terangnya.

Nazaruddin juga mengaku tak pernah menerima uang suap Kemenpora. "Saya bingung atas dasar apa KPK tetapkan saya sebagai tersangka , padahal saya tidak pernah terima uang dari urusan menpora. Saya liat sudah luar biasa rekayasa yang dilakukan untuk saya," tegasnya.

Ia pun berharap Ketua FPD DPR M Jafar Hafsah jujur kepada publik. "Ini semua penjelasan Mirwan dan Angelina, Jafar Hafsah harus jujur," tandasnya.

(van/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini