"Tahun ini rencananya kita akan menyisir calon jamaah haji yang usianya di atas 65 tahun. Kalau bisa sih kita habiskan tahun ini. Karena pada umumnya, jamaah pada usia ini adalah jamaah yang diberangkatkan oleh anak atau cucunya," kata Menteri Agama Suryadharma Ali usai penyerahan ISO 9001: 2008 untuk penyelenggaraan ibadah haji di Kementerian Agama, Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (30/6/2011).
Dia menambahkan, kalau anak dan cucu calhaj sepuh ini diberangkatkan, artinya sekeluarga berangkat haji. Karena itu butuh solusi agar calhaj lainnya mendapat peluang untuk pergi ke Tanah Suci.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekjen Kemenang Bahrul Hayat menambahkan, soal penyisiran dan pendamping calhaj berusia di atas 65 tahun memang tengah dikaji. Masih dikumpulkan data berapa persen jumlah calhaj yang usianya di atas 65 tahun. Hal itu bisa dilihat dari tahun-tahun keberangkatan haji sebelumnya.
Apakah mencapai angka 30 persen? "Oh tidak dibanding 5 tahun lalu. Yang berangkat sekarang lebih banyak yang muda dari tahun ke tahunnya," ucap Bahrul.
Dia mengimbuhkan, pengkajian calhaj berusia di atas 65 tahun ini penting dilakukan untuk mengetahui apakah akan ada prioritas atau perlakuan khusus bagi mereka.
(vit/fay)










































