Pemkot Depok Diminta Biayai Pengobatan Bocah Pengidap HIV

Pemkot Depok Diminta Biayai Pengobatan Bocah Pengidap HIV

- detikNews
Kamis, 30 Jun 2011 04:02 WIB
Jakarta - Z, anak yatim piatu asal Depok ini mengidap virus HIV/AIDS semenjak kelahirannya. Pemerintah Kota Bogor diminta untuk memperhatikan gadis kecil ini dengan mendanai seluruh biaya pengobatannya.

"Harus diambil alih walikota Depok, Depok punya program penanggulangan AIDS. Walikota harus tanggap pada warganya. Harus mengeluarkan biaya, semua menjadi tanggung jawab pemerintah Kota Depok," kata Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait kepada detikcom, Kamis (30/6/2011).

Menurut Arist, Pemkot Depok harus memberikan perhatian lebih kepada gadis malang ini. Selain menderita AIDS, gadis berumur enam tahun ini harus hidup bersama kedua kakek neneknya yang hanya bekerja sebagai buruh tani.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia ini positif karena dia lahir dari ibunya yang tertular suaminya, bukan karena dia mengkonsumsi narkoba," katanya.

Arist berharap agar gadis berumur 6 tahun ini tetap bersosialisasi dengan teman-temannya seperti sekarang ini. Begitu pula dengan sekolah Z yang harus diteruskan.

"Silakan saja sekolah, jangan dipisahkan. Enggak apa-apa sekolah umum saja, dia bukan ancaman," tandasnya.

Z, gadis cilik berumur enam tahun yang kini bersekolah di sebuah TK di kawasan Pancoran Mas, Jawa Barat ini dinyatakan positif terkena HIV sejak berusia enam bulan. Virus itu ditularkan oleh ibundanya, Rosalina, yang tutup usia akibat AIDS pada 2009 lalu.

Ibunda Z tertular HIV dari suaminya yang juga ayah Z, Ridwan. Ridwan yang dikenal suka mabuk-mabukan dan menggunakan narkoba ini telah meninggal pada 2005 silam.

Kini, Z yang yatim piatu sejak 2009 diasuh kakek-neneknya yang sehari-hari hanya mengandalkan penghasilannya sebagai buruh tani. Kakak laki-laki Z juga telah meninggal karena AIDS saat berumur 2,5 tahun. Mereka kini mengandalkan Jamkesda untuk pengobatan rutin Z di RS Fatmawati dan mengharapkan uluran tangan para dermawan.


(adi/lrn)


Berita Terkait