Komisi I DPR Siap Kritisi Ipar SBY Bila Menyimpang

Komisi I DPR Siap Kritisi Ipar SBY Bila Menyimpang

- detikNews
Rabu, 29 Jun 2011 17:35 WIB
Komisi I DPR Siap Kritisi Ipar SBY Bila Menyimpang
Jakarta - Presiden SBY dinilai tepat memilih Letjen TNI Pramono Edhie Wibowo menjadi KSAD menggantikan Jenderal George Toisutta. Hubungan ipar antara SBY dengan Pramono dinilai tidak akan mempengaruhi kinerja KSAD baru itu.

Komisi I DPR yang merupakan mitra kerja TNI siap mengawasi kinerja KSAD bila tidak sesuai track nya. "Kita siap untuk mengkritisi dan mengawasi kinerja KSAD bila menyimpang. Masyarakat tidak usah khawatir meskipun Pramono itu ipar SBY," ujar Wakil Ketua Komisi I TB Hasanuddin saat berbincang dengan detikcom, Rabu (29/6/2011).

Menurut Hasanuddin, sebagai KSAD Pramono memiliki pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Pramono diminta untuk meningkatkan pembinaan agar prajurit TNI AD menjadi prajurit yang profesional, tidak berpolitik dan berbinis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"KSAD yang baru juga harus bisa meningkatkan disiplin dan pengetahuan tentang HAM bagi para prajurit. Ini supaya tidak terjadi pelanggaran HAM dan perkelahian antar angkatan maupun dengan anggota kepolisian," terang purnawirawan TNI ini.

Menurut Hasanuddin, Pramono juga harus menyelesaikan pekerjaan yang belum sempat diselesaikan oleh pendahulu, George Toistta. Masalah tersebut yakni mengenai sengketa tanah yang kerap memicu bentrokan baik TNI dengan warga sipil maupun dengan para purnawirawan.

"Sengketa tanah itu kan rawan karena sering berakhir dengan bentrokan. KSAD baru harus bisa meyelesaikan ini tentunya," imbuhnya.

(her/rdf)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads