Alwi Shihab:
Tak Ada Niat Khianati Gus Dur
Rabu, 23 Jun 2004 17:20 WIB
Jakarta - Setelah mendukung Wiranto, PKB seperti terbelah. Ketua Umum Dewan Syuro PKB Gus Dur dan Ketua Umum PKB Alwi Shihab terlibat perang dingin. Gus Dur menuding Alwi "berkhianat". Alwi pun mengklarifikasi.Untuk klarifikasi itu, Alwi menggelar jumpa pers di kantor DPP PKB, Jl. Kalibata, Jakarta, Kamis (23/6/2004). Alwi datang sendirian tanpa didampingi pengurus PKB lainnya. Dalam tulisannya di koran Duta Masyarakat, minggu lalu, Gus Dur menyatakan kekecewaannya terhadap tiga petinggi PKB yakni Alwi, Arifin Junaedi dan AS Hikam. Dalam tulisan itu, Gus Dur antara lain menyebut ketiga orang itu membiarkan warga PKB ditarik untuk mendukung capres tertentu untuk kepentingan pribadi. Alwi menilai Gus Dur telah mendapat masukan politis yang kurang akurat sehingga membuat pernyataan seperti itu. Ketua Umum PKB itu mempertanyakan mengapa hanya tiga orang petinggi PKB yang kena tunjuk Gus Dur. "Kan masih ada yang lain seperti Mahfud MD, Muhaimin Iskandar. Jadi pasti ada motif tertentu. Apa yang dua orang itu juga tidak cari posisi?" kata Alwi. Mantan Menteri Luar Negeri itu menuturkan sebelumnya telah melakukan klarifikasi dengan Gus Dur. Alwi bertanya apakah Gus Dur marah dengan dirinya sehingga membuat tulisan seperti itu. Gus Dur, kata Alwi, menjawab tidak. Alwi lantas menyatakan pernyataan Gus Dur itu sudah sangat mengganggu. Namun Gus Dur lalu menjawab Alwi telah melakukan ketidakpatutan dengan menyatakan mendukung Wiranto sebelum KPU menolak pencapresan Gus Dur. "Saya lalu minta maaf dan melakukan klarifikasi kepada Gus Dur bahwa pernyataan mendukung itu hanya respon dari rapat di Langitan. Saya ditanya wartawan, bahkan ucapan dukungan itu yang pertama kali mengeluarkan adalah Pak Mahfud. Saya lantas mengatakan, tidak ada niat untuk mengkhianati Gus Dur," tandas Alwi. Alwi menegaskan, tidak mempunyai motif pribadi ikut berkampanye untuk Wiranto. Semua tindakan tersebut justru untuk PKB sebagai konsekuensi telah berkomitmen untuk bekerjasama dengan Golkar.
(iy/)











































