"Tidak ada jegal-menjegal. Memang ada isu yang mngatakan bahwa Suryadharma Ali mengintimidasi cabang-cabang yang tidak memilih Suryadharma Ali kemudian dibekukan. Ini sama sekali ngga benar," ujar Suryadharma di Istana Negara, Jakarta, Selasa (28/6/2011).
Pria yang menjabat Menteri Agama ini mengatakan, pembekuan DPC bukan wewenang DPP PPP. Ia kembali membantah semua tudingan soal intimidasi DPP kepada pemilik suara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Suryadharma, persiapan Muktamar sudah berjalan lancar. Berikut mekanisme pembekuan yang ada di daerah.
"Berjalan sesuai koridor, berjalan sesuai dengan aturan yang ada. Tidak khawatir ada perpecahan setelah itu? Kita berharap jangan sampai ada perpecahan. Kita mengimbau pada seluruh kader partai supaya bersaing secara sehat, secara sportif dengan demikian, maksud dari Muktamar ini, yaitu konsolidasi, itu tercapai. Jangan sampai Muktamar, bukan konsolidasi yang kita dapatkan tapi perpecahan itu rugi untuk kita semua," tandasnya.
Salah seorang bakal calon Ketua Umum PPP, Ahmad Yani menyebut mulai ada upaya penjegalan dirinya yang dilakukan DPP PPP. "Ada beberapa DPC (Dewan Pimpinan Cabang) yang akan dibekukan karena dukung saya. Itu dilakukan melalui Rakerwil, Mukerwil, Rapim dan macam-macamlah. Ada juga Rapimwil. Ada rencana suara DPC itu dilimpahkan kepada wilayah. Padahal basis saya kan DPC," ujar Ahmad Yani di Gedung DPR, Senayan, Senin (27/6) kemarin.
(ape/ape)











































