"Tentu kita siap," kata Juru Bicara Kemlu Michael Tene saat ditanya kesiapan Kemlu jika dipanggil Ombudsman, Selasa (28/6/2011).
Kemlu dan BNP2TKI dinilai lalai dalam kasus Erna karena laporan sudah diberikan keluarga sejak Erna masih hidup. "Lalai bagaimana? Masalah ini diproses untuk pemeriksaan. Kita juga ingin bisa segera selesai," imbuh Tene.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Informasi yang diterima KBRI Riyadh, Erna meninggal karena racun tikus. Karena itulah, pemeriksaan atas jenazah dilakukan kepolisian setempat dengan rinci untuk memastikan dugaan itu maupun dugaan adanya kekerasan yang diterima Erna sebelum meninggal.
"Pemeriksaan masih dilakukan di sana. Karena tempat kejadian kan juga di sana. Yang kita inginkan semua cepat dilakukan sehingga bisa segera dipulangkan," ucap Michael.
Menurut dia, dalam pemulangan jenazah WNI ke Tanah Air, tidak ada hambatan jika semua dokumen telah siap. Jika WNI meninggal karena sakit dan tidak ada indikasi pidana maka pemulangan jenazah bisa cepat dilakukan.
"Karena ini informasinya meninggal karena racun tikus, maka diperiksa dulu. Kalau sudah selesai pemeriksaan segera kita pulangkan, tidak ada hambatan," sambung Michael.
Apakah ada indikasi Erna mendapat kekerasan fisik? "Itu makanya dilakukan pemeriksaan," kata dia.
Michael menegaskan, KBRI di Riyadh juga telah mendesak agar pemeriksaan jenazah Erna oleh kepolisian Arab Saudi bisa segera dituntaskan, sehingga jenazah bisa segera dikembalikan ke pihak keluarga.
Karena jenazah Erna tak kunjung pulang, padahal sudah berkali-kali mengadu ke pihak terkait dan kurang mendapat informasi memadai, Yenny pun mengadu ke Ombudsman RI. "Ombudsman melihat ada kelalaian dari Kemenlu dan BPNP2TKI," ujar anggota Ombudsman, Kartini, di kantor Ombudsman, Gedung Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (27/6).
Menurut Ombudsman, BNP2TKI maupun Kemlu tidak sigap merespons laporan keluarga Ernawati dengan tindakan signifikan. Ombudsman pun berencana memanggil sejumlah pihak terkait untuk mendapatkan klarifikasi.
(vit/fay)











































