6 Jam Berlalu, Api Masih Berkobar di Pasar Central Makassar

6 Jam Berlalu, Api Masih Berkobar di Pasar Central Makassar

- detikNews
Selasa, 28 Jun 2011 06:33 WIB
Makassar - Kebakaran yang terjadi di Pasar Central, Makassar, Sulawesi Tenggara hingga pagi ini belum bisa dipadamkan sepenuhnya. Api masih terlihat berkobar di beberapa titik di gedung pusat perbelanjaan terbesar di Kota Makassar itu.

Pantauan detikcom, Selasa (28/6/2011) hingga pukul 06.30 WITA, api masih terlihat menyala di beberapa kios di dalam gedung Pasar Central. Petugas pemadam juga terus hilir mudik untuk memadamkan api dengan mengambil air dari sumber terdekat.

Akibat kebakaran ini, sekitar 2500 kios yang berada di pasar itu terbakar. Para pedagang pun sibuk untuk mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan sejak kebakaran yang terjadi pukul 00.30 WITA itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para pedagang yang berhasil membawa barang-barang dagangan, seperti pakaian dan kain akhirnya meletakkan barang-barang di pinggir. Bahkan seorang pedagang sempat dipukuli beberapa pedagang lainnya karena dikira maling.

Hal tersebut terjadi saat seorang pedagang bersikeras ingin masuk ke dalam gedung Pasar Central, tapi niatnya itu dicegah oleh petugas pemadam kebakaran yang sedang berjibaku memadamkan api. Namun si pedagang tidak terima dan tetap memaksa masuk ke dalam gedung. Untuk mengantasipasi hal-hal yang tidak diinginkan, petugas pun terpaksa memukul pria tersebut dan menyerahkannya kepada petugas Kepolisian.

Namun naas nasib pedagang tersebut, warga dan pedagang yang berada di luar mengira dirinya adalah pencuri sehingga beberapa bogem sempat mampir ke tubuhnya. Beruntung petugas Kepolisian sigap dan segara mengamankannya.

"Kita amankan supaya dia tidak diamuk, dan membuat kondisi di sini lebih kondusif karena sedang ada pemadaman," ujar seorang petugas Kepolisian yang enggan disebutkan namanya.

Hingga kini belum ada keterangan resmi terkait penyebab kebakaran ini. Namun dari informasi yang dihimpun di lapangan, sumber api di duga berasal dari lantai 2. Pagi ini pun ribuan warga masih terlihat memadati area sekitar lokasi kebakaran.


(her/nvc)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads