"Keberpihakan pemerintah pada KA kurang sekali," ujar Vice President Pemasaran Angkutan Penumpang PT KAI, Husein Nurroni, dalam diskusi dalam diskusi interaktif 'Kereta Api untuk Rakyat' di Hotel Millenium, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (27/6/2011).
Hussein menilai, dari semua angkutan massal yang tumbuh di Jakarta, KA sebenarnya adalah moda yang paling tepat. KA dianggap mampu memberikan kontribusi besar untuk penghematan bahan bakar dan mengurangi polusi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seperti adanya perimbangan perlakuan dari segi BBM, PPN dan biaya prasarana," jelasnya.
Di tempat yang sama Sekretaris Ditjen Perkeretaapian Kementerian Per Nugroho Indrio justru berharap di tahun 2030 KA bisa berintegrasi dengan moda lain. Tak hanya itu, Ditjen Perkeretaapian juga menjamin pelayanan prasarana oleh KAI mengutamakan keselamatan dan kenyamanan.
"Maka itu kita berstrategi melakukan pengembangan jaringan dan layanan peningkatan keamanan dan keselamatan ahli teknologi dan pengembangan industri," kata Nugroho.
(lia/nwk)











































