"Kalau melihat sejauh ini dari keterangan Ketua MK dan Sekjen MK sulit untuk ke sana. Pintu untuk memenjarakan Andi Nurpati hampir tidak terlihat," ujar Wasekjen PD, Ramadhan Pohan.
Hal ini disampaikan Ramadhan yang juga anggota Komisi II DPR, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (27/6/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walaupun Arsyad sudah membantahnya. Namun Ramadhan tetap berharap ada kesaksian semua pihak hingga persoalan ini clear.
"Belum terlihat ada tangan Andi Nurpati dalam pemalsuan dokumen ini. Jadi harus tetap dicari tahu hingga jernih dari sumber-sumber yang kompeten," tuturnya.
Karena itu, Ramadhan yang juga anggota Panja Mafia Pemilu Komisi II DPR ini juga mengharap segera dipanggil pihak terkait tersebut. Diharapkan dalam waktu secepatnya segera diketahui siapa pemain mafia pemilu ini.
"Minggu depan kita mulai pemanggilan. Dari panitera, Andi Nurpati, sampai yang terakhir Arsyad Sanusi," tandasnya.
(van/rdf)











































