Palsukan Merek Semen, 4 Orang Ditangkap Polisi

Palsukan Merek Semen, 4 Orang Ditangkap Polisi

- detikNews
Senin, 27 Jun 2011 11:20 WIB
Jakarta - Aparat Subdit Industri dan Perdagangan (Indag) Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya membongkar gudang semen palsu di Jl Benyamin Sueb, Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (24/6) lalu. Empat orang ditangkap atas pemalsuan merek semen tersebut.

"Keempat tersangka diduga memalsukan merek semen Indocement," kata Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Yan Fitri Halimansyah, Senin (27/6/2011).

Empat tersangka yang ditangkap yakni WK selaku pemilik gudang, ditangkap di Kemayoran, CAS dan AS selaku pembuat kantong semen ditangkap di Cilangkap, Bogor dan YSF penyablon merek, ditangkap di Bogor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari para tersangka, polisi menyita 4 mobil (2 truk dan 2 pick up), 520 sak semen, 14.700 kantong sak semen Tiga Roda yang diduga palsu, 14 sekop, 6 corong dan 7 garukan semen. Selain itu, disita juga 11 buku surat jalan, 2 buku mutasi pengiriman barang, 2 buku mutasi penerimaan barang, 800 kantong sak semen polos, 4 buat cetakan merek Tiga Roda dan 2 kaleng cat.

Kepala Subdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Sandy Nugroho mengatakan, keempat tersangka mengolah semen tersebut dari semen curah.

"Mereka ini sopir 'belokan', semen curah yang mereka angkut, mereka gelapkan," kata Sandy.

Para tersangka, kata dia, membuat kantong semen dengan memberi merek Tiga Roda pada kantong semen di Cilangkap, Bogor. Mereka kemudian mengantongi semen ke dalam kantong palsu di gudangnya di Jl Benyamin Sueb, Jakarta Utara.

"Jadi mereka diduga melakukan tindak pidana pemalsuan merek," kata dia.

Kegiatan para tersangka disinyalir telah berlangsung selama 2 tahun. Dalam satu hari, para tersangka mampu menghasilkan 600 kantong semen.

"Semennya dijual ke material-material eceran," kata dia.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 90 UU No 15 Tahun 2001 tentang merek dengan ancaman di atas lima tahun penjara.

(mei/rdf)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads