"Habis kejadian melarikan diri. Masih kita kejar," ujar Kepala Unit Laka Lantas Polres Jakarta Barat AKP Rahmat Dalizar saat dihubungi detikcom, Senin (27/6/2011).
Menurut Rahmat, Satuan Lalu Lintas Polres Jakarta Barat sudah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk mengumpulkan data sopir tidak bertanggung jawab itu. "Kita juga minta data ke PO bus di Ciracas, Jakarta Timur," katanya.
Kecelakaan maut itu terjadi pada Minggu pagi (26/6) kemarin di Jl S Parman tepatnya di perempatan Slipi, Jakarta Barat. Bus Mayasari Bhakti dari arah Cawang menuju Grogol menerobos lampu merah dengan kecepatan tinggi. "Bus itu menerobos," kata Dalizar.
Tubuh Nurofik dan Nurfatikah terlindas karena masuk ke kolong bus. Nurfatikah tewas seketika dengan kondisi pinggang nyaris putus. Sementara sang suami tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit. Kedua anak pasutri naas itu, Nailah dan Moza dilarikan ke RS Pelni karena mengalami luka patah tulang di bagian tangan dan kaki.
(did/rdf)











































