Berdasarkan pantauan detikcom ke lokasi kejadian, Minggu (26/6/2011), tiga rumah warga di RT 1 RW 8 Parak Karakah Padang mengalami serangan terparah. Rumah tersebut masing-masing milik Masni, Nurma, dan Arni. Satu Sekolah Dasar yang letaknya berdekatan dengan tiga rumah tersebut juga tak luput dari serangan.
“Ini sudah hari keempat dan dalam dua hari terakhir jumlahnya makin banyak. Kami terpaksa menutup rumah karena takut makin banyak yang masuk ke dalam,” ujar Masni (51).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Setiap kali disapu, selang beberapa menit ulat-ulat kembali berkeliaran di dinding rumah. Kemarin sore Pak RW sudah melakukan penyemprotan, tapi sepertinya tidak mempan. Petugas puskesmas juga sudah datang ke sini memberi kami obat gatal-gatal,” kata Masni.
Seorang warga lainnya, Defrizal (31) mengatakan selain menggerayangi rumah mereka, sebagian ulat bulu tersebut juga hinggap pada tanaman di sekitar rumah.
“Rasanya tidak nyaman sekali. Apalagi di sini banyak anak-anak. Orang dewasa saja kalau dihinggapi ulat itu gatalnya minta ampun dan bikin badan merah-merah,” kata dia.
(yon/nwk)











































