Penataan Transportasi Umum Bogor Lebih Penting Dibanding Pernikahan Diani

Penataan Transportasi Umum Bogor Lebih Penting Dibanding Pernikahan Diani

- detikNews
Minggu, 26 Jun 2011 13:03 WIB
Penataan Transportasi Umum Bogor Lebih Penting Dibanding Pernikahan Diani
Jakarta - Polemik mengenai penikahan ke empat Walikota Bogor Diani,dianggap sudah cukup. Jauh lebih produktif bila wacana yang dibangun adalah solusi mengenai masalah kebersihan kota, perbaikan layanan publik dan penataan transportasi umum.

"Dahulu kita sanggat bangga Bogor langganan Piala Adipura (lomba kebersihan kota). Tapi sekarang Bogor dijuluki Kota Angkot, malu," ujar Bima Arya Sugiarto, Minggu (26/6/2011).

Ketua DPP PAN ini menilai, postur Bogor yang merupakan tempat tinggalnya selama sebenarnya adalah kota wisata dan jasa. Tapi dewasa ini semakin terdesak oleh perkembangan ibukota.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk mendukung aktivitas warganya dalam perubahan tersebut, Bogor sangat membutuhkan dukungan sistem transportasi umum yang lebih handal dibanding sekarang. Baik transportasi umum di dalam kota Bogor maupun yang menuju Jakarta, tempat di mana banyak warga Bogor mencari nafkah.

"Ribuan warga Bogor menghabiskan waktunya di jalan ke ketika hari kerja. Jika transportasi umum tidak ditata dengan baik, kasihan mereka," sambung Bima.

Menyinggung polemik pernikahan Walikota Diani, mantan pengamat politik ini enggan menanggapi karena merupakan ranah pribadi. Tapi boleh jadi polemik tersebut merupakan luapan dari masalah-masalah penataan kota yang tidak kunjung selesai.

"Pernikahan itu tentunya wilayah pribadi. Saya melihat polemik ini terjadi karena Bogor saat ini dihadang masalah transportasi umum, kebersihan kota dan pelayanan publik. Waktu Pak Diani menjadi kepala dinas pariwisata, kebersihan Bogor sangat membanggakan dan sempat jadi langgan Piala Adipura," ujarnya.


(lh/ndr)


Berita Terkait