Demo Tolak KKN, Mahasiswa-Satpol Pemprov Sulteng Bentrok

Demo Tolak KKN, Mahasiswa-Satpol Pemprov Sulteng Bentrok

- detikNews
Rabu, 23 Jun 2004 13:24 WIB
Palu - Gara-gara terlibat perang mulut dengan Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Aminuddin Ponulele, puluhan mahasiswa bentrok dengan satpol pamong praja. Buntutnya, satu orang mahasiswa babak belur.Aksi kekerasan satpol pamong praja Pemprov Sulteng itu berawal dari aksi unjuk rasa puluhan mahasiswa di kantor Gubernur Sulteng, Jl. Sam Ratulangi, Palu, Rabu (22/6/2004). Mereka menuntut agar Gubernur Sulteng mengusut tuntas kasus KKN di Kabupaten Buol.Awalnya aksi para mahasiswa dan pelajar ini berjalan damai. Mereka hanya berorasi dan meneriakkan yel-yel soal pemberantasan korupsi. Namun di ujung acara, mahasiswa memaksa untuk bertemu dengan Aminuddin Ponulele.Niatan itu tidak berjalan mulus. Dengan sigap dan tampang sangar, puluhan Satpol Pemprov Sulteng menghadang laju langkah mereka di depan pintu masuk kantor Gubernur Sulteng. Mahasiswa mengancam akan mendobrak jika dalam 15 menit tidak diizinkan masuk."Silakan dobrak, kami akan hantam kalian," balas para anggota Satpol Pemprov Sulteng tidak kalah galak. Mereka tetap bergeming saat puluhan mahasiswa itu mulai mendesak.Di saat kritis itu, muncul Aminuddin dari arah belakang Satpol Pemprov Sulteng. Berniat berbicara, Aminuddin kemudian mengambil alat pengeras suara yang dibawa mahasiswa. Tiba-tiba, salah seorang demonstran nyeletuk. "Gubernur pengecut," ujar mahasiswa tersebut.Ucapan tersebut nampaknya cukup membuat telinga Aminuddin panas. Dia langsung masuk ke barisan para demonstran. Dengan suara keras, Aminuddin mengajak para mahasiswa menunjukan bukti-bukti KKN di Kabupaten Buol. "Kalau kalian punya data, ayo buktikan," kata Aminuddin.Melihat sikap Aminuddin itu, sejumlah mahasiswa kembali berteriak-teriak. Mereka meminta orang nomor satu di Sulteng itu tidak emosional. "Gubernur jangan emosi dong," teriak mereka.Namun entah bagaiamana mulanya, tiba-tiba puluhan Satpol itu memukuli para mahasiswa. Mendapat serangan mendadak, para mahasiswa kemudian kocar-kacir. Malang bagi Yaser, salah seorang mahasiswa, dia tertangkap kemudian dipukuli hingga babak belur. Darah mengucur dari bibirnya yang pecah.Akibat peristiwa ini, sebanyak 11 mahasiswa diamankan Polresta Palu. Salah seorang di antaranya resmi ditahan karena kedapatan membawa senjata tajam. (djo/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads