"Kita ingin melakukan gerakan semacam awareness (kesadaran). Kita ingin bangkitkan kesadaran berkualitas buat layanan kesehatan untuk orang miskin," ujar Manajer Komunikasi Dompet Dhuafa, Urip Budiarto, kepada wartawan di sela sela aksi teatrikal di Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (26/6/2011).
Dalam aksinya, spanduk tersebut dikaitkan di ratusan balon putih lalu dilepaskan beramai-ramai. Tidak hanya itu, pekerja sosial lain memasang tulisan di dada mereka seperti 'Pasien miskin ditolak rumah sakit' dan 'Pengobatan alternatif karena biaya rumah sakit mahal'.
Praktis, aksi tersebut mencuri perhatian warga Jakarta yang sedang bermain dan berolahraga di Bunderan HI, bertepatan dengan car free day.
βSudah nggak zaman rumah sakit melayani pakai nanya dulu ke pasien, ada uang apa nggak. Harusnya sikap itu diubah,β kata Fitri seorang warga menanggapi aksi tersebut.
(Ari/nwk)











































