Pantauan detikcom, Sabtu (25/6/2011), warga Desa Kediri, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah tetap bergumul di Sungai Logawa. Mulai dari anak-anak sampai orang dewasa, mereka tetap tekun mengumpulkan butiran batu berwarna kekuningan di sungai itu.
Seperti halnya keluarga Sodikun, dirinya bersama istri dan anaknya tetap mencari butiran keemasan di bebatuan pinggir Sungai Logawa. Walaupun, dirinya juga telah mengetahui jika di butiran tersebut tidak terdapat kandungan emas di dalamnya.
"Saya sih tetap mencari saja, kata saudara saya benar emas kok. Semua butiran-butiran ini kita kumpulkan dulu, nanti jika sudah banyak baru kita bawa ke toko emas," kata Sodikun saat mencari butiran emas di pinggir sungai Logawa.
Warga terus berdatangan ke lokasi tempat ditemukannya butiran-butiran keemasan tersebut. Bahkan sebagian warga membuka tempat parkir di sekitar lokasi untuk menjaga kendaraan-kendaraan warga luar desa yang terus berdatangan Sungai Logawa.
"Baru hari ini kita jaga tempat parkir. Kemarin ada warga yang kehilangan helm sih, jadinya kita buka tempat parkir. Per kendaraan yang parkir kita tarik biaya 1.000 rupiah," terang Toto, warga penjaga parkir.
Sebelumnya, berdasarkan hasil penelitian dari Dinas ESDM Kabupaten Banyumas, butiran kuning yang sempat dikumpulkan oleh warga itu ternyata bukan emas. Itu hanya batu 'pyrite' atau bebatuan yang terdiri dari unsur besi dan belerang. Batuan itu menjadi kuning, karena terus-menerus terendam air di Sungai Logawa.
(fay/fay)











































